Tradisi Kebo Andil: Merayakan Kebersamaan Menjelang Idulfitri di Depok
Kilas Event – Warga Depok, Jawa Barat, dengan antusias terus melestarikan tradisi Kebo Andil, sebuah warisan budaya yang mengedepankan nilai kebersamaan menjelang Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari pengumpulan dana, pembelian kerbau, hingga proses penyembelihan dan pembagian daging secara kolektif.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan bahwa Kebo Andil merupakan tradisi yang muncul dari kondisi keterbatasan akses masyarakat pada zaman dahulu. “Dulu, akses ke pasar cukup jauh, sehingga sulit bagi masyarakat untuk menikmati daging. Idulfitri menjadi saat yang spesial, di mana warga berkumpul untuk patungan demi bisa menikmati daging bersama,” ungkapnya saat ditemui di Depok.
Supian menambahkan bahwa Kebo Andil adalah bentuk urunan dari warga untuk membeli satu ekor kerbau, yang kemudian dipotong dan dibagikan kepada para peserta serta masyarakat sekitar. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam acara ini, yang menunjukkan betapa kuatnya keguyuban dan solidaritas sosial di tengah kehidupan perkotaan. “Tahun ini, ada tujuh kerbau yang dipotong, dan dagingnya dibagikan kepada warga yang ikut urunan serta sebagian untuk masyarakat sekitar sebagai persiapan Idulfitri,” jelasnya.
Supian juga menjelaskan mengenai pemilihan kerbau dalam tradisi ini, yang bukan tanpa alasan. Daging kerbau memiliki tekstur yang lebih padat dan kuat, sehingga cocok untuk diolah dalam berbagai masakan khas Lebaran tanpa mudah hancur. Dengan harapan, tradisi Kebo Andil dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya tak benda Kota Depok, Supian menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
