WCCE 2026 Hadirkan Ruang Kolaborasi bagi Pelaku Industri Kreatif
KILASEVENT.COM – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 akan menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif dari berbagai negara.
Dalam konferensi pers pembukaan WCCE 2026 di Jakarta, Rabu, Teuku Riefky menjelaskan bahwa para pelaku ekonomi kreatif dapat menampilkan produk kreatif mereka di Creative Village, salah satu rangkaian acara pendukung WCCE 2026.
Menurut dia, Creative Village juga membuka peluang bagi talenta kreatif untuk membangun jejaring dan memperluas kerja sama lintas sektor.
“Integrasi ini menjadikan Creative Village sebagai ekosistem interaktif, penghubung inovasi digital, dan menampilkan kekuatan IP Indonesia,” kata Teuku Riefky.
Di area yang sama, Screenverse akan menampilkan berbagai inovasi teknologi di bidang perfilman, gim, dan konten digital.
Project Manager Screenverse dari Dyandra Event Solutions, Indra Girnadi, mengatakan ajang ini tidak hanya mempertemukan pelaku industri, tetapi juga mendorong kolaborasi, komersialisasi, dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Suatu platform di mana creators bisa mempresentasikan ide, investor bisa menemukan IP yang scalable, brand bisa berkolaborasi dengan cerita, pemerintah bisa mempercepat ekonomi kreatif, dan audiens bisa terlibat langsung dengan konten,” ujarnya.
Selain itu, Kult Kreo juga akan digelar di JIExpo selama pelaksanaan WCCE 2026 pada 21 hingga 24 Oktober. Acara ini akan menampilkan lebih dari 120 jenama dan ditujukan untuk mendorong eksplorasi serta monetisasi kekayaan intelektual di bidang fesyen, musik, dan budaya pop.
Project Manager Kult Kreo dari Dayakrea Mega Pradana, Geraldine Nadia, mengatakan tujuan acara tersebut adalah mempercepat pengembangan IP kreatif Indonesia, membangun ekosistem kolaboratif, dan memperkuat kapasitas talenta.
“Bagi para partisipan, ini artinya akses ke partnership, exposure, dan peluang bisnis nyata, termasuk kesempatan dilihat secara internasional di WCCE,” kata Geraldine.
Teuku Riefky mengapresiasi kehadiran Screenverse dan Kult Kreo dalam rangkaian WCCE 2026. Menurut dia, kedua platform tersebut mendukung penguatan kolaborasi lintas sektor di bidang ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang bagi talenta untuk membangun koneksi global.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
