Lonjakan Nilai Tambah Ekonomi Kreatif Sulut Capai Rp304,6 Miliar
KILASEVENT.COM – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyampaikan bahwa nilai tambah ekonomi kreatif di daerahnya mengalami lonjakan signifikan pada 2025 hingga mencapai lebih dari Rp304,6 miliar.
Yulius mengatakan, pada tahun sebelumnya target kenaikan nilai tambah ekonomi kreatif ditetapkan sebesar Rp20,5 miliar. Namun, realisasi yang dicapai justru melonjak menjadi Rp304,6 miliar atau meningkat 1.456 persen.
Menurut dia, kenaikan tersebut tidak lepas dari pembinaan yang diberikan Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia mencontohkan, di Kota Bitung mulai banyak pelaku ekonomi kreatif yang tumbuh setelah mendapatkan pendampingan.
Yulius menilai pertumbuhan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara juga didukung kultur masyarakat yang memiliki sumber daya manusia dengan minat tinggi di bidang kreatif.
Pemerintah Provinsi Sulut, kata dia, telah melakukan sejumlah langkah strategis, di antaranya mendukung penguatan anggaran untuk ajang berskala besar seperti Event Warbiasa Governor League 2025 dan Manado High Street Market, serta menetapkan Manado sebagai Kota Kreatif Nasional.
Selain itu, Pemprov Sulut juga berkomitmen menata organisasi dengan membentuk nomenklatur khusus ekonomi kreatif yang terpisah dari pariwisata.
Di sisi lain, pemerintah daerah bersama Kanwil Ditjen Kemenkum juga memperkuat perlindungan kekayaan intelektual dan sistem royalti bagi pelaku kreatif lokal.
Yulius menyebut, keberhasilan sektor ini turut terlihat dari meningkatnya performa sektor pendukung, seperti akomodasi serta usaha makan dan minum yang terus tumbuh di berbagai wilayah Sulut.
Ia menambahkan, ekonomi kreatif Sulut kini berada pada fase transformasi fundamental, dari sektor pendukung pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi mandiri berbasis kekayaan intelektual dan partisipasi generasi muda.
Adapun kekuatan utama sektor ini bertumpu pada karakter lintas sektor yang menggabungkan subsektor kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, musik, dan digital kreatif. Sulut juga memiliki aset budaya lokal yang menjadi daya tarik, seperti musik Kolintang serta kuliner khas Bubur Manado dan Cakalang Fufu.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
