Menteri Ekraf: DXI Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa penyelenggaraan pameran olahraga petualangan Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya pada pengembangan produk olahraga luar ruang.
Menurut dia, DXI bukan sekadar pameran, melainkan ruang kolaborasi yang mendorong inovasi dan memperkuat daya saing produk kreatif Indonesia.
“DXI adalah meeting point bagi ekosistem. Ketika pemerintah, industri, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi, maka perkembangan ekonomi kreatif akan tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan pers kementerian, Sabtu.
Dalam kunjungannya ke DXI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Rabu (23/4), Riefky menilai platform seperti DXI bisa membantu jenama lokal meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk.
DXI 2026 menghadirkan pameran produk dan ruang interaksi antara pelaku industri, komunitas, merek lokal, serta konsumen. Ajang tahunan ini diikuti 137 peserta pameran dari dalam dan luar negeri, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kreatif untuk memperluas akses pasar internasional.
Sejumlah merek lokal seperti Eiger, Hippo Campus, Madlife, Respiro, Kluk, dan Java Sidemount turut memamerkan produk pendukung aktivitas luar ruang dalam pameran tersebut.
Direktur Pelaksana Dyandra Event Solution Rachadian Nashidik mengatakan DXI menjadi kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar produk kreatif lokal.
“Indonesia memiliki banyak produk-produk kreatif lokal yang bisa berekspansi ke luar negeri, oleh karena itu kami hadir dan ingin bersama-sama dengan pemerintah khususnya Kementerian Ekraf agar produk-produk kita lebih dikenal lagi oleh mata dunia,” katanya.
