Kemenekraf Dukung Platform yang Terapkan Ekonomi Hijau Nasional

KILASEVENT.COM – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyatakan komitmennya untuk mendukung platform yang berfokus pada isu berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan ekonomi hijau nasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan menjadi aspek penting, termasuk melalui pemanfaatan teknologi yang mampu memantau dampak lingkungan.
Menurut Irene, penggunaan teknologi untuk mengukur emisi dan dampak lingkungan dapat membantu menciptakan ekosistem usaha yang produktif sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Pemanfaatan teknologi untuk memantau emisi dan dampak lingkungan dinilai dapat membantu menciptakan ekosistem usaha yang produktif, sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Irene dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Irene menjelaskan, platform dan alat digital dapat dikembangkan untuk mengukur, memantau, serta mengelola jejak karbon dan dampak lingkungan secara lebih efektif. Inovasi ini dinilai dapat mendukung pelaku ekonomi kreatif menjalankan aktivitas usaha yang lebih ramah lingkungan.
Kemenekraf pun mendukung perusahaan Jejakin, platform berbasis teknologi yang berfokus pada solusi perubahan iklim, serta jenama fesyen Aruna Creative yang memanfaatkan serat tanaman rami sebagai bahan baku produksi pakaian dengan prinsip zero waste.
Head of Business Development Jejakin, Bogar Baskoro, mengatakan platformnya membantu menghitung emisi berdasarkan baseline tertentu dan menghubungkannya dengan berbagai program penghijauan yang tersedia di Indonesia.
Ia menambahkan, selama beberapa tahun terakhir Jejakin banyak bekerja di area keberlanjutan bersama berbagai mitra dari Sabang hingga Merauke untuk memaksimalkan dampak positif, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
“Selama beberapa tahun terakhir ini kami banyak bekerja di area sustainability dan ternyata di antaranya adalah kelompok yang melihat banyak inisiatif sustainability yang berhubungan dengan event maupun program campaign,” ujar Bogar.
