Pramono Optimistis Perputaran Ekonomi saat JRF 2026 Tembus di Atas Rp150 Miliar
KILASEVENT.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis perputaran ekonomi di ibu kota saat gelaran MyBCA Jakarta Running Festival (JRF) 2026 pada 24-25 Oktober 2026 akan melampaui Rp150 miliar.
Optimisme itu disampaikan Pramono menanggapi pernyataan Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan, yang sebelumnya memprediksi perputaran ekonomi selama ajang tersebut mencapai Rp150 miliar.
“Seperti kita ketahui, JRF ini berlangsung dua hari dan pada saat bersamaan ada konser Ye. Saya meyakini bahwa apa yang disampaikan oleh Pak Luhut, diprediksi, menurut saya akan lebih dari Rp150 miliar,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.
Ia menyebut pengalaman dari sejumlah event besar sebelumnya menjadi alasan keyakinannya. Menurut Pramono, perputaran ekonomi saat konser The Weeknd dan gelaran Pestapora beberapa waktu lalu mencapai sekitar Rp250 miliar.
Karena itu, ia menilai gelaran JRF 2026 berpeluang memberi dampak ekonomi yang lebih besar, apalagi konser Ye juga diperkirakan menarik banyak penonton dari luar negeri. Pramono menyebut sekitar 50 persen penonton konser tersebut berasal dari mancanegara, sementara untuk kawasan Asia Tenggara, konser itu hanya digelar di Jakarta.
Pramono juga mengungkapkan tingkat okupansi hotel di sekitar lokasi acara sudah tinggi. Hampir seluruh hotel yang dilalui jalur lari dilaporkan sudah penuh dipesan, termasuk sejumlah hotel di kawasan penyangga seperti Kelapa Gading dan PIK.
“Saya sudah mendapatkan laporan. Hampir semua hotel yang dilalui jalur lari ini, sudah habis semua, sudah sold out semua, termasuk banyak hotel-hotel di pinggiran,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya pemesanan hotel menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan JRF 2026 maupun konser Ye. Menurut dia, kondisi itu menunjukkan aktivitas event berskala besar mampu menggerakkan ekonomi Jakarta secara signifikan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
