Pemprov DKI Yakin Penambahan Lokasi CFD Bisa Perluas Wisata Olahraga

KILASEVENT.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini penambahan lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD), termasuk di kawasan Rasuna Said, dapat memperluas wisata olahraga atau sport tourism di Jakarta.
Menurut Pramono, perluasan lokasi CFD juga berpotensi menarik lebih banyak peserta untuk berbagai kegiatan olahraga berskala internasional yang digelar di ibu kota.
“Saya meyakini dengan dibuka (CFD) di Rasuna Said akan menjadi semakin banyak sport tourism yang ada di Jakarta. Termasuk penyelenggaraan berbagai event-event internasional, apakah itu sepak bola, maraton, atau kegiatan lain,” kata Pramono di Jakarta Timur, Jumat.
Pramono menyebut, saat ini sudah ada banyak warga dari luar Jakarta yang datang ke ibu kota pada akhir pekan khusus untuk berolahraga dan menikmati suasana CFD.
Ia menilai, hal tersebut menjadi bukti bahwa CFD bisa menjadi salah satu daya tarik Jakarta, terutama bagi para pecinta olahraga lari.
“Sekarang ini banyak warga di luar Jakarta, bahkan di luar Indonesia datang khusus ke Jakarta hanya untuk ikut Car Free Day. Mereka biasanya datang hari Kamis, hari Jumat naik bus ke Bandung, menikmati acara di Bandung, hari Sabtu belanja-belanja di Jakarta, hari Minggu mereka Car Free Day, sore mereka kembali ke daerah atau negara masing-masing,” jelasnya.
Karena itu, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sport tourism di ibu kota.
Adapun pencanangan CFD di kawasan Rasuna Said dijadwalkan berlangsung pada pekan ini. Jadwal pelaksanaan juga dimajukan menjadi pukul 05.30 hingga 10.00 WIB.
Meski begitu, CFD di kawasan Thamrin-Sudirman tetap akan digelar dengan jadwal yang sama.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan empat titik parkir di sekitar lokasi kegiatan, yakni Parkir Pasar Festival dan GOR Soemantri dengan kapasitas 305 SRP mobil dan 437 SRP motor; Parkir Kawasan Rasuna Epicentrum dengan kapasitas 850 SRP mobil dan 685 SRP motor; Setiabudi One dengan kapasitas 310 SRP mobil dan 450 SRP motor; serta Gedung Nyi Ageng Serang dengan kapasitas 215 SRP mobil dan 435 SRP motor.
Selama HBKB berlangsung, layanan transportasi umum juga tetap beroperasi, termasuk Transjakarta rute L13 (Puri Beta–Flyover Kuningan Express), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), 6 (Ragunan–Galunggung), 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan), 6B (Ragunan–Balai Kota via Semanggi), dan 6H (Senen–Lebak Bulus).
Selain itu, LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya juga tetap melayani penumpang selama kegiatan berlangsung.
