Ribuan Warga Ikuti Tradisi Memet Ikan di Klaten

KILASEVENT.COM – Ribuan warga mengikuti tradisi Memet Ikan di Kolam Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten.
Sejak pagi, warga dari berbagai daerah datang membawa jaring untuk ikut menangkap ikan yang telah disebar di kolam. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias memadati lokasi acara dan berlomba mendapatkan ikan dengan berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga lebih dari 1 kilogram.
Salah satu peserta, Supriyadi (42), warga Desa Tambaksari, mengatakan dirinya berada di kolam sekitar satu jam bersama teman-temannya. Ia mengaku berhasil membawa pulang cukup banyak ikan, termasuk bawal berukuran besar.
“Tadi dapatnya bawal, lumayanlah. Ada juga yang besar, dapat sekitar lima ekor,” ujarnya. Ikan hasil tangkapannya rencananya akan dibawa pulang untuk dikonsumsi bersama keluarga.
Ketua panitia, Niko Joko Pramono, mengatakan tradisi ini telah dipersiapkan sejak empat bulan lalu bersama BUMDes setempat dengan membibitkan sekitar 2 ton ikan. Jenis ikan yang ditebar di kolam antara lain bawal, nila, dan lele, dengan bawal sebagai jumlah terbanyak.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat memberi manfaat gizi bagi keluarga. Menurutnya, tradisi Memet Ikan juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat gemar makan ikan sekaligus mencegah stunting.
“Harapannya masyarakat bisa menikmati ini, kami juga ingin menghibur masyarakat secara gratis,” kata Niko.
Tradisi Memet Ikan sendiri telah berlangsung sejak lama sebagai kegiatan tahunan di tingkat kelurahan sebelum kemudian berkembang menjadi agenda kabupaten. Menurut Niko, istilah memet ikan diartikan sebagai “Lebaran ikan” yang bertujuan menghibur masyarakat.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir dalam acara itu mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten. Tahun ini, pemerintah daerah membagikan 2 ton ikan kepada warga untuk diperebutkan bersama.
Selain ikan, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize bagi warga, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga hadiah utama. Hamenang menilai kegiatan itu menjadi wujud syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga.
“Kami mensyukuri ini dengan membagikan ikan. Kemudian bagaimana kita dalam rangka implementasi program Gemar Makan Ikan,” ujarnya.
Ia berharap tradisi seperti ini dapat terus dilestarikan karena mampu membangun semangat gotong royong, memperkuat kebersamaan warga, serta meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Klaten.
