Menpar Sampaikan Sejumlah Masukan untuk Kemajuan Pariwisata Mentawai

30 Apr 2026 • 06:49 Event Hunter

KILASEVENT.COM – Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan sejumlah masukan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Masukan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Rabu.

Widiyanti mengatakan, salah satu kebutuhan yang dinilai penting adalah penambahan panjang landasan pacu Bandara Udara Mentawai (BUM). Menurutnya, penambahan sekitar 400 meter dapat membuka peluang bagi pesawat yang lebih besar untuk mendarat, sehingga akses wisata ke Mentawai semakin terbuka.

Saat ini, bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 25 Oktober 2023 itu memiliki landasan pacu berukuran 1.500 x 30 meter dan baru dapat dilayani pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas maksimal 78 penumpang.

Selain infrastruktur udara, Menpar juga menyoroti kebutuhan penambahan hotel, resor, atau sanggraloka di Mentawai. Menurutnya, ketersediaan akomodasi menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan yang datang ke Bumi Sikerei.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyebut Mentawai sebagai salah satu destinasi unggulan di Ranah Minang. Wilayah kepulauan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia itu memiliki keunggulan yang jarang dimiliki daerah lain, terutama pada sektor wisata selancar.

Mahyeldi mengatakan, Mentawai memiliki hampir 300 titik surfing yang menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara. Pada musim tertentu, seluruh hotel dan penginapan di daerah itu bahkan kerap penuh oleh turis asing.

Ia juga menyampaikan bahwa pada Juli 2026 akan digelar event surfing internasional di Mentawai. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait, kata Mahyeldi, akan menindaklanjuti masukan dari Menpar agar pengembangan pariwisata di Mentawai turut memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Event Hunter
Pemburu event, suka membahas tentang keunikan sebuah event.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya